Kongres Umat Islam Indonesia VII Resmi Dibuka

Pangkal Pinang – Kongres Umat Islam Indonesia atau KUII VII resmi dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin di Ballroom Hotel Novotel Pangkal Pinang, Rabu (26/02/2020) malam. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh wakil presiden yang didampingi oleh Sekjen MUI Buya Anwar Abbas, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan beberapa menteri kabinet Indonesia maju yang hadir.

KH Ma’ruf Amin yang juga Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengatakan, Kongres Umat Islam Indonesia sudah diadakan sebelum MUI berdiri. “Berarti MUI hanya menyambung saja. Ini sudah yang ketujuh. Berarti sudah 35 tahun kita adakan,” kata Kiai Ma’ruf.

MUI sebagai representasi dari ormas-ormas Islam melanjutkan pelaksanaan Kongres Umat Islam Indonesia yang sudah lama telah diselenggarakan bahkan sebelum Indonesia merdeka.

“Umat Islam harus ada pemimpinnya, harus ada imamahnya. Bukan imamah atau pemimpin personal tapi imamah institusionaliyah (kepemimpinan organisasi, red ) yaitu MUI yang merupakan representasi dari ormas-ormas Islam,” kata Kiai Ma’ruf.

Tema yang diusung dalam kongres kali ini adalah “Strategi perjuangan umat islam untuk mewujudkan NKRI yang maju, adil dan beradab”. Menurut Kiai Ma’ruf, kongres ini antara lain dimaksudkan untuk mewujudkan umat Islam Indonesia menjadi umat yang terbaik.

“Ketika Rasul membangun umat dari jailiyah menjadi ‘khaira ummah’ (umat terbaik) tidak membutuhkan waktu relatif lama, 23 tahun. Sekarang predikat ini sudah lama hilang, tercabik-cabik. Di Timur tengah malah terjadi saling berperang. Padahal mestinya umat Islam ini bagaikan satu tubuh. Jika satu sakit, bagian tubuh yang lain merasakannya,” ujar Kiai Ma’ruf.

“Bagaimana membangun kembali umat tebaik inilah yang sangat kita harapkan. Bagaimana kita bisa meraih predikat ‘khoira ummah’ kembali. Indonesia yang paling banyak umat Islamnya ini diharapkan menjadi bangsa yang ‘khaira ummah’,” demikian kiai Ma’ruf Amin.

Ditambahkan, Kongres Umat Islam Indonesia VII ini juga diharapkan dapat membangun umat agar memperoleh kepercayaan diri serta untuk merapatkan barisan umat Islam di Indonesia dalam berbagai dimensi.

Sementara itu dilaporkan oleh ketua panitia (OC) Kongres Umat Islam Indonesia VII, H Zaitus Rasmin, kongres kali ini dihadiri sekitar 1000 orang yang terdiri dari pengurus MUI dari pusat dan daerah, perwakilan pimpinan orma Islam se-Indonesia, para tokoh dan tamu undangan serta perwakilan negara-negara sahabat. Acara pembukaan sendiri dihadiri sampai 2500 orang. (Anam)



Leave a Reply

Waqaf Foundation: for Education & Society Development