Sambut HUT RI Ke-74, MUI Ingatkan Pentingnya Keadilan Ekonomi

Menyambut Usia Kemederkaan Indonesia yang ke-74, Sekretaris Jenderal MUI Pusat Buya Anwar Abbas mengajak seluruh elemen bangsa mendahulukan persatuan dan kesatuan. Dia menilai Indonesia sudah mencapai banyak kemajuan di usianya yang ke-74. Meski begitu, kata dia, semua orang harus menyadari bahwa bangsa ini harus dikelola dengan sebaik-baiknya.

“Semua orang harus menyadari pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan,” katanya melalui keterangan tertulis, Kamis (15/08).

Sebagaimana sebelumnya, Buya Anwar kembali menekankan bahwa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa hal yang perlu diperhatikan adalah keadilan ekonomi. Untuk itu, dia berharap agar kesejahteraan di negeri ini tidak terkumpul pada segelintir orang saja. Kekayaan, kata dia, harus dialirkan sehingga menutup ruang-ruang diskriminasi yang berpotensi menganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dengan begitu rasa kebersamaan di antara kita meningkat dan itu jelas sangat penting bagi bangsa ini dalam menyongsong masa depan Indonesia yang kuat dan maju,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, salah satu akses mengurangi diskrisimanasi tersebut adalah dengan mobilitas vertikal melalui pendidikan. Namun, dia menyayangkan kondisi pendidikan saat ini yang keluarannya jauh lebih banyak menjadi pencari kerja dibanding pembuka lapangan kerja.

Dia menambahkan, sekalipun keadilan ekonomi belum sepenuhnya tercapai, namun seluruh elemen bangsa harus tetap mengembangkan rasa kebersamaan dan empati.

“Nilai gotong royong harus ditumbuh-suburkan dari tingkat paling bawah, mulai dari RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional,” tegas dia.

“Hal-hal yang akan merusak rasa kebersamaan dan persatuan serta kesatuan di antara kita harus bisa disingkirkan. Karena itu, ketidakadilan dan diskriminasi dalam kehidupan sebagai satu bangsa harus kita jauhi dan hindarkan,” imbuhnya. (Azhar/Thobib)



Leave a Reply

Waqaf Foundation: for Education & Society Development