Category: Perguruan

  • Meneguhkan Eksistensi Perguruan Darul Funun El-Abbasyiah Dalam Pusaran Globalisasi

    Sarilamak (Inmas). Bagi pengiat sejarah Indondesia, Perguruan Darul Funun El-Abbasyiah akan membagunkan alam bawah sadar bahwa disinilah awalnya presiden pertama Indonesia Soekarno sebelum proklamasi menerima buah tangan dari Syekh Abbas Abdullah sebuah peci hitam yang pada akhirnya menjadi simbol keislaman dan nasionalisme.  Kampus Asri Perguruan Darul Funun El-Abbasyiah teletak di Nagari Padang Jopang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota tidak hanya menjadi kampus pendidikan tapi juga merupakan kampus perjuangan dalam melahirkan pejuang umat dan pejuang bangsa.

    Bermula pada tahun 1854 dengan nama Pengajian Surau Gadang oleh Syekh Abdullah “Datuk Jabok” (1830-1903) dan kemudian diteruskan oleh anak-anak beliau Syekh Mustafa Abdullah “Beliau Gadang”dan Syekh Abbas Abdullah “Beliau Ketek” (1883-1957), dimasa kedua kakak beradik ini reformasi-reformasi sistem pendidikan dan modernisasi pergerakan & pendidikan Islam terjadi. Pada masa keemasannya perguruan ini dikenal sebagai satu-satunya ataupun pionir terdepan yang merintis pengajaran pengetahuan agama dan umum, yang menjadikannya magnet bagi pelajar-pelajar dari penjuru sumatera, tanah air dan hingga semenanjung melayu.

    Memasuki babak baru diera melinium eksistensi Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah masih Istiqomah memberikan layanan pendidikan Islam yang berkualitas bagi santri/wati yang menimba ilmu pada satuan pendidikan MTs dan MA. H.Adia Putra Pimpinan Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah optimis bahwa cita-cita para pendiri perguruan ini dapat terjaga serta terwujud ditengah pusaran globalisasi yang menuntut berbagai perubahan. ”Saya tegaskan bahwa perguruan ini siap untuk beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi dengan catatan  perkembangan tersebut harus berjalin kelindan dengan semangat ke-Islaman yang menjadi spirit seluruh aktivitas pendidikan di perguruan ini”, jelas Adi Putra kepada media.

    Sambil menatap asrama megah yang berdiri dikomplek perguruan tersebut, Adia Putra menjelaskan, ”Kami memiliki komitmen yang kuat untuk melahirkan kader-kader umat yang paripurna, ulama yang intekltual serta intelktual yang ulama, di perguruan ini santri/wati dididik untuk menjadi pribadi yang multidimensional yang tidak hanya berkualitas secara IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) tetapi juga IMTAK (Iman dan Takwa), yang menguasai bidangnya dan juga berpegang teguh terhadap nilai-nilai keagamaan yang luhur, yang ditekankan oleh Islam, tegas pensiunan Kemenag Lima Puluh Kota ini.

    Dalam catatan, sepuluh tahun terakhir berbagai bentangan prestasi telah diukuir oleh santri/wati Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah. Perguruan ini telah mencatatan tradisi juara pada ajang Kompotisi Sain Madrasah (KSM) tinggkat Nasional, santri/wati juga telah behasil meraih berbagai prestasi dibidang agama, seni, olah raga, mading, baik pada tingkat daerah maupun ditingkat regional. Dan ratusan alumni perguruan ini telah tersebar diberbagai perguaran tinggi bergensi ditanah air bahkan sampai ke Al-Azhar Universti Kairo.

    H.Rama Husmen Kepala Kakan Kemenag Lima Puluh Kota yang juga lahir dalam tradisi pesantren yang kuat dalam kunjunganya ke Perguruan Darul Funun El-Abbasyiah menyampaikan,”Saya memilki kebanggan tersendiri dengan sejarah besar yang ada di Darul Funun El-Abbasiyah. Sebagaimana pesantren lainya yang lahir dalam masa perjuangan,  Darul Funun El-Abbasiyah memiliki saham dalam lembaran sejarah Indonesia, saya berharap semangat perjuangan tersebut dapat diwariskan dari generasi kegenerasi dengan tradisi keilmuan yang kuat”, Ramza menyampaikan harapanya.

    Lebih dari itu Ramza mengajak seluruh pengiat sejarah khusnya yang ada di Darul Funun El-Abbasiyah untuk menulis sejarah perguruan Darul Funun El-Abbasyiah secara lengkap, ”hal tersebut perlu dilakukan agar tradisi kesejarahan dapat ditelusuri dengan sanat ke-ilmuan yang valid”, jelas Ramza. Disamping itu diingtakan pula bahwa kemajuan teknologi merupakan satu tantangan bagi dunia pendidikan Islam, “Saya yakin Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah dapat menjadikan kemajuan globalisasi sebagai sebuah peluang untuk akselerasi peningkatan kualitas pendidikan tanpa kehilangan jati diri sebagai sebuah pesantren, pesan Ramza.

    Umat Islam memiliki harapan yang besar, agar perguruan ini tetap istiqomah melahirkan santri/wati yang berkualitas dalam semangat Ke-Islaman dan Ke-Indonesian yang menyatu dalam setiap gerak dakwa para santri/wati.(APP)

    Sumber: https://limapuluhkota.kemenag.go.id/html/index.php?id=berita&kode=420

  • Darul Funun akan mengembangkan kurikulum Surau

    Pada tanggal 4 Mei 2019 dalam rapat terbatas Yayasan, Perguruan, Komite yang juga dihadiri oleh para pembina asrama disampaikan tentang keperluan dan tuntutan dari orang tua untuk meningkatkan kualitas pembinaan di Perguruan Darul Funun khususnya Asrama.

    Menanggapi hal tersebut maka dimulailah perbaikan fasilitas asrama, yang pada saat ini diarahkan pada perbaikan tempat tidur dan juga perbaikan tempat mandi, diharapkan peningkatan kenyamanan dan kebersihan dapat membantu peningkatan konsentrasi belajar siswa.

    Disamping itu upaya peningkatan mutu pembinaan dirasa perlu untuk dikembangkan satu kurikulum diluar jam belajar masrasah yang meliputi pembinaan karakter khususnya di asrama.

    Dengan latar belakang itu maka Darul Funun akan mengembangkan kurikulum Surau yang bukan hanya terkait hafalan tahfiz juga pembinaan siswa dalam kehidupan bermasyarakat.

    Adapun implementasi kurikulum ini diharapkan dapat dimulai tahun ajaran baru ini dan dikembangkan bertahap.

  • Perpisahan Kelas XII 2019

    Alhamdulillah selamat kepada siswa Darul Funun kelas XII yang telah bersusah payah menimba ilmu, kebahagian hari ini pantas untuk dirayakan.

    Doa dan ridha ustaz dan ustazah menyertai perjalanan ananda berikutnya, tetap optimis insyaallah ada kemudahan dalam setiap kesulitan.

  • Peletakan Batu dan Pembangunan Perpustakaan Perguruan dengan 8 Ruang Kelas

    Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim,

    Dengan menyebut asma Allah, Perguruan Darul Funun memulai pembangunan Gedung Perpustakaan dengan 8 Ruang yang sebagiannya dapat difungsikan sebagai ruang kelas.

    Alhamdulillah, peletakan batu pertama dan pembangunan awal dapat dimulai dengan dana wakaf dari orang tua yang dikoordinir oleh Komite Sekolah, Pimpinan Perguruan dan Yayasan.

    Peletakan batu pertama ini sebagai rahmat dari Allah dikarenakan rencana pembangunan gedung pustaka ini sudah dicanangkan para tahun ajaran sebelumnya, dan baru dapat diwujudkan pada kali ini.

    Upaya Darul Funun untuk membangun sumberdaya manusia melalui pendidikan dapat terus dilanjutkan dan diberkahi oleh Allah, sehingga manfaat dari sumberdaya manusia yang terdidik bukan hanya bermanfaat bagi Darul Funun, Padang Japang, Ranah Minang tetapi juga bangsa Indonesia dan umat Islam secara umum, mampu menjadi mercusuar yang disebut di Al-Quran “minna dzulumati ilannur”, yang dipopulerkan oleh Kartini dalam penjelasan oleh HAMKA “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

    Keluarga besar Darul Funun El-Abbasiyah mengucapkan terimakasih, jazakallahu khairan, semoga Allah memberikan ganti yang lebih baik dari semua yang bapak ibu wakafkan.

  • Rapat Sinergi 2019

    Rapat Sinergi 2019

    Alhamdulillah rapat sinergi 2019 Darul Funun El-Abbasiyah di Perguruan Darul Funun yang diwakili seluruh entitas dan wakil elemen Darul Funun: Yayasan, Perguruan, Aamil dan Institute.

    Bismillah, mari kita sambut 2019/2020 dengan amal aktifitas yang bersinergi, semoga Allah berikan keberkahan.

  • Test Gelombang 1 Calon Santri Baru Perguruan

    Test Gelombang 1 Calon Santri Baru Perguruan

    Suasana test penerimaan santri baru (psb) 2019 di perguruan Darul Funun El-Abbasiyah, alhamdulillah di gelombang pertama ini sudah ada 95 calon santri yang akan mengikuti test lanjutan.

  • Simulasi UNBK di Perguruan Darul Funun

    Simulasi UNBK di Perguruan Darul Funun

    Simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer sedand dilakukan di Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah

  • Pendaftaran Santri Baru 2019/2020

    Pendaftaran Santri Baru 2019/2020

    Pendaftaran Santri Baru untuk tahun ajaran 2019-2020 sudah dibuka, kepada orang tua dan calon santri dipersilakan mendaftar dengan datang ke Perguruan.

    Pendaftaran dibuka untuk jenjang:
    1. Madrasah Tsanawiyah
    2. Madrasah Aliyah

    Tersedia asrama untuk:
    1. Darulfunun Putra
    2. Darulfunun Putri
    *jarak yang sangat dekat ke sekolah dan masjid

    Alamat: Jl. Tanjuang Rongik, Padang Japang, 
    VII Koto Talago, Guguak, Lima Puluh Kota, 
    Sumatera Barat 26253

    Informasi: 0752-97738

    Gelombang I
    Pendaftaran 2 Februari – 17 Maret 2019
    Tes 17 Maret 2019
    Pengumuman 19 Maret 2019
    Daftar Ulang 19 Maret – 30 Maret 2019

    Gelombang II
    Pendaftaran 1 April – 8 Juni 2019
    Tes 9 Juni 2019
    Pengumuman 11 Juni 2019
    Daftar Ulang 11 Juni – 30 Juni 2019

    Syarat Pendaftaran:

    1. Biaya Pendaftaran
    2. Fotokopi Raport
    3. 2x pas foto 3×4
    4. 2x pas foto 2×3

    Pendaftaran Ulang:

    1. Bukti Pendaftaran
    2. Fc Kartu NIS
    3. Fc Akte Kelahiran
    4. Fc Kartu Keluarga
    5. Fc Piagam/Sertifikat (jika ada)
    6. Fc KPS, PKH, KKS, dan KIP (jika ada)
    7. Biaya SPP, Asrama dan Seragam
    8. Kesanggupan Wakaf Orang Tua
  • Pemilahan Sampah Plastik di Area Asrama

    Pemilahan Sampah Plastik di Area Asrama

    Mengawali tahun 2019 dengan percobaan aktivitas pemilahan sampah plastik di area Asrama Putra.

    Saat ini disediakan dua buah tong sampah sebagai tempat pembakaran sampah plastik, dan akan ditambah perlahan-lahan sambil membiasakan dalam pengalokasian sampah ini.

    Harapannya dengan ini, area pembuangan sampah dapat di lokalisir dan tidak menjadi polutan dengan lingkungan sekitar.

  • Penyerahan Piala Gala Desa 2018 Juara 1 Takraw

    Penyerahan Piala Gala Desa 2018 Juara 1 Takraw

    Penyerahan Piala Juara 1 Takraw Gala Desa 2018 oleh Wakil Bupati Kab. Limapuluhkota kepada tim dari MTs Darul Funun El-Abbasiyah

  • Kegiatan Ibadah Kurban 2018 / 1439 H di Darul Funun

    Kegiatan Ibadah Kurban 2018 / 1439 H di Darul Funun

    Alhamdulillah mulai tahun 2018 ini Darul Funun memulai rangkaian kegiatan ibadah kurban di kampus Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah, Padang Japang.

    Dalam rangkaian kegiatan ini diadakan pembimbingan kepada siswa mengenai mempersiapkan rangkaian ibadah kurban dimulai dari shalat, iftar jama’i/makan bajamba dan pemotongan hewan kurban.

    Kegiatan ini menjadi perhatian penting bagi Yayasan dikarenakan menjadi satu momen penting mengaitkan kegiatan belajar di kelas dengan aplikasi pada momen sebenarnya, khususnya ketika siswa berada di masyarakat nantinya.

    Diharapkan siswa Darul Funun bukan hanya menjadi insan yang berilmu juga menjadi insan yang tidak canggung dan fakih dalam penerapan kefahamannya di kegiatan beragama sehari-hari.

  • DFA Juara Umum Pontren Cup 2018

    DFA Juara Umum Pontren Cup 2018

    Penyerahan Piala Umum Pontren Cup 2018 Kab. Limapuluh Kota.

    Darulfunun El-Abbasiyah kembali dinobatkan sebagai juara umum Pontren Cup 2018 seperti tahun sebelumnya.

    Pertandingan olahraga yang terdiri dari berbagai cabang olahraga ini menjadi agenda tahunan Kandepag Limapuluh Kota dengan tujuan memeriahkan aktivitas kegiatan pesantren dan juga membina olahraga dilingkungan pesantren.

    Kegiatan yang diikuti oleh pesantren-pesantren se-Limapuluhkota ini juga menjadi ajang silaturahmi pesantren dan khususnya para siswa.

  • Madrasah Aliyah memulai (tahun pertama) Ujian Nasional Berbasis Komputer di DFA

    Madrasah Aliyah memulai (tahun pertama) Ujian Nasional Berbasis Komputer di DFA

    Semoga para siswa dan guru diberi ketenangan dan persiapan yang matang dalam menghadapi Ujian Nasional berbasis Komputer.

  • Kunjungan ke MTSM Lakitan Pesisir Selatan

    Kunjungan ke MTSM Lakitan Pesisir Selatan

    Dalam rangka sosialisasi dan penerimaan santri baru Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah melakukan kunjungan ke MTs Muhammadiyah Lakitan Pesisir Selatan.

    Alhamdulillah kunjungan ini disambut gembira oleh majlis guru MTsM Lakitan, yang ada diantaranya adalah alumni dari Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah.

  • Silat harumkan nama Darul Funun di Sumbar

    Silat harumkan nama Darul Funun di Sumbar

    Penyerahan medali kepada peraih medali emas dan medali perak pada kompetisi silat tingkat Sumbar di Padang Panjang, dimana Darul Funun el-Abbasiyah meraih satu medali emas dan dua perak.

  • Workshop Kurikullum 2013 di DFA

    Workshop Kurikullum 2013 di DFA

    Alhamdulillah pada tanggal 15/07 telah diadakan Workshop kurikullum 2013 di Darul Funun El-Abbasiyah.

    sumber: FB Ustadzah Fatmadian Nela

  • Ujian Nasional MA, Spirit Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

    Ujian Nasional MA, Spirit Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

    Sarilamak (Inmas)–Seperti diketahui Ujian Nasional (UN) Tahun 2017 dilaksanakan dengan menggunakan dua model, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) serta Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) dengan mengunakan naskah soal dan lembar jawaban UN berbasis kertas dan mengunakan pensil. Khusus untuk Madrasah Aliyah (MA) di Lima Puluh Kota seluruhnya menggunakan metode UNKP yang secara Nasional dijadwalkan mulai hari ini (10/04) sampai tiga hari kedepan.

    H. Ramza Husmen Kakan Kemenag Lima Puluh Kota disela-sela monitoring UN di Komplek MAS Darul Funun menjelaskan, UN merupakan kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara Nasional dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Lulusan.

    Disamping itu hasil Ujian Nasional dapat menjadi bahan pemetaan prestasi peserta didik sekaligus pemetaan kompetensi tenaga pendidik di madrasah,oleh sebab itu saya berharap agar seluruh satuan pendidikan Madrasah untuk membuat analisis dari setiap proses penilaian yang dilakukan, harap Ramza.

    Disisi lain Ramza menghimbau, agar seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2017 dapat menyatukan tekad agar kualitas pelaksanaan Ujian Nasional dapat ditingkatkan dari tahun ketahun, mari kita sukseskan pelaksanaan ujian Nasional ini dengan menghindari segala bentuk manipulasi, mari kita jadikan Ujian Nasional ini sebagai momentum untuk menjauhkan praktek kecurangan, prestasi yes, jujur harus, moto Ujian Nasional tersebut merupakan internalisasi dari cita-cita mewujdukan generasi emas Indonesia 2025.

    Spirit Ujian Nasional harus dijadikan sebagai bagian ikhtiar mewujudkan Generasi Emas Indonesia dan saya pastikan madrasah berada di garda terdepan untuk mewujudkannya, pungkas Ramza.

    Hal tersebut diamini H. Irwan Kasubag Inmas Kanwil Kemenag Sumtera Barat beserta rombongan tim Monitoring UN MA Kanwil, secara umum kita berharap agar pelaksanaan UN MA berjalan dengan sukses tanpa kendala yang berarti. Harapan tersebut mensyaratkan seluruh pengelola UN MA untuk istiqomah sesuai dengan POS UN yang telah ditepakan. Disamping itu tentu kita juga berharap hasil akhir UN MA menempatkan peserta didik madrasah dapat bersaing dengan lulusan lembaga pendidikan lainnya, ujar pria mudah senyum ini.

    Sebelumnya H.Safrijon Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Lima Puluh Kota dalam keterangan persnya menjelaskan, tahun 2017 terdapat enam MA di Lima Puluh Kota yang menjadi penyelenggara UNKP dari 12 MA yang ada. Tahun ini MA kita masih menggunakan metode UNKP karena kita masih melakukan berbagai persiapan untuk UNBK, kita targetkan dua tahun kedepan seluruh penyelenggaraan UN MA kita sudah berbasis komputerisasi, tukuk Putra Blok M ini.

    Dijelaskan juga bahwa pelaksanaan UNKP dimulai pada jam 10. 30 setelah UNBK dilaksanakan, terdapat bidang studi yang di ujian selama UNKP, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan materi pilihan sesuai dengan jurusan masing-masing. Untuk Lima Puluh Kota tercatat 108 peserta didik yang menjadi peserta UNKP yang berasal dari 12 MA dengan 6 MA sebagai penyelenggara, simpul Safrijon. Madrasah Lebih Baik (APP/Rina)

  • H. Zakaria : Pemilu OSIM PP Darul Funun Pentas Pembelajaran Berdemokrasi

    H. Zakaria : Pemilu OSIM PP Darul Funun Pentas Pembelajaran Berdemokrasi

    Sarilamak, (Inmas)–Organisasi Intra Madrasah (OSIM) merupakan bagian tak terpisahakan dari sistem pendidikan di madrasah. OSIM wadah untuk menampung berbagai minat dan bakat peserta didik, lebih dari itu OSIM merupakan bagian dari proses kaderisasi kepemimpinan. Hukum alam memastikan bahwa kepemimpinan harus diwarisi antara generasi.

    Hal tersebut ditegaskan H. Zakaria Kasi Pd. Pontren Kemenag Lima Puluh Kota, Kamis (06/04) terkait kegiatan pemilihan ketua OSIM Pondok pesantren Darul Funun.

    Mendalam disampaikan, melalui kegiatan pemilihan ketua OSIM diharpakan akan lahir pemimpin OSIM PP Darul Funun memilki visi jauh kedepan, pemilihan tersebut sekaligus merupakan pentas bagi peserta didik untuk belajar berdemokrasi berkeadaban.

    “Yang menang jangan sombong, rangkul teman yang lain, begitu juga dengan yang kalah jangan patah arang, menang dengan kesatria, kalah dengan terhormat begitulah prinsip sederhana berdemokrasi yang harus tercermin di PP Darul Funun”, harap Zakaria.

    “Kantor (Kemenag Lima Puluh Kota Red) menudukung serta memberikan apresiasi atas terselengaranya pesta demokrasi di PP Darul Funun, saya berharap agar proses tersebut melahirkan hasil yang dapat memberi nilai lebih dalam meningkatkan kualitas pendidikan di PP Darul Funun”, tungkas Zakaria lagi.

    H. Adia Putra Pimpinan PP Darul Funun menjelaskan, pemilihan Ketua OSIM di lingkungan PP Darul Funun dilakukan melalui pemilihan langsung, dengan mengambil format pemilu, mulai dari sistim pendaftaran kandidat, tahapan kampanye, pemberian hak suara samapai penghitungan suara. Yang lebih menarik Adia menjelaskan dalam pemberian suara panitia menyiapkan kertas suara, bilik suara, kotak suara serta tinta sebagai bukti bahwa santri/wati telah menyalurkan haknya, ini sengaja dibuat semirip mungkin dengan pemilu agar santri/wati memilki pengalaman dalam pemilu, jelas pensiunan Kemenag ini.

    Pemilu Ketua OSIM sekaligus merupakan bagian dari praktek pendidikan karakter yang selama ini kita genjot bersama, melalui kegiatan pesta demokrasi ini saya berharap nilai-nilai karakter dapat diaplikasikan secara nyata dalam praktek sehari-hari santri/wati.

    Sebanyak 300 santri/wati mulai dari kelas VII hingga kelas XII semuanya wajib mengikuti jalannya proses pemilihan ketua OSIM yang digelar tersebut. Yuhilmi Waka Kesiswaan PP Darul Funun mengatakan pemilihan pengurus OSIM layaknya pemilu bertujuan untuk melatih dan mengenalkan kepada santri/wati agar mengetahui proses pemilu pada umumnya.

    Sementara itu, Wahid salah satu kandidat calon ketua OSIM mengatakan pemilihan ketua OSIM melalui cara seperti ini menurutnya lebih memberikan pengalaman dan pembelajaran tersendiri dalam berdemokrasi. Meski usia kami belum cukup untuk mengikuti kegiatan pemilu pada umumnya, setidaknya melalui kegiatan seperti ini, kami mendapatkan ilmu pendidikan cara berdemokrasi yang baik dan benar”, ucap santri kelas XI ini. (APP)|DW

    Sumber berita: https://sumbar.kemenag.go.id/berita/483644/h-zakari-pemilu-osim-pp-darul-funun-pentas-pembelajaran-berdemokrasi

  • Motivasi dari Rektor Universitas M. Natsir Dr. Muslim Suardi. M. Si

    Motivasi dari Rektor Universitas M. Natsir Dr. Muslim Suardi. M. Si

    Alhamdulillah, Rektor Universitas M. Natsir, Bapak Dr. Muslim Suardi. M. Si, Apt. berkenan memberikan motivasi kepada siswa MA kelas XII Darul Funun.

    Semoga apa yang disampaikan memberikan manfaat dan menjadi dorongan semangat untuk terus berprestasi.

  • Liko Pontren Cup Perdana Sukses, Ponpes Darul Funun Abasyiah Juara Umum

    Liko Pontren Cup Perdana Sukses, Ponpes Darul Funun Abasyiah Juara Umum

    Sarilamak (Inmas)–Kejuaran Bulu Tangkis antara santri tingkat Kabupaten Limapuluh Kota dengan label Pontren Cup I Liko Tahun 2017 dihelat dari tanggal 20-23 Maret 2017 berlangsung meriah dengan menyuguhkan pertandingan sengit setiap partai yang dimaiankan di Auala megah Kemenag Limapuluh Kota.

    Memasuki babak final Kamis (23/3) Pondok Pesantren Darul Funun Abasyiah keluar sebagai juara umum Liko Pontren Cup I Tahun 2017. Gelar juara umum didapat setelah pasangan ganda putra PP Darul Funun mejuarai nomor ganda putra, serta juara II pada ganda campuran. Atas raihan prestasi tersebut PP darul Funun berhak untuk membawa pulang piala bergilir Kakan Kemenag Lima Puluh Kota yang diserahkan Jumat (24/03).

    Ifkar Kasubag TU Kemenag Limapuluh Kota didampingi H. Zakaria Kasi Pd Pontren Kemenag Lima Puluh Kota disela-sela pemberian hadiah menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga atas suksesnya pergelaran Liko Pontren Cup I Tahun 2017 yang digagas Seksi Pd. Pontren. Saya bangga karena kegiatan ini murni di sponsori oleh para pengiat Pondok Pesantren.

    Hal ini merupakan bukti nyata bahwa kebersamaan mampu melahirkan inovasi yang baik untuk terwadahnya kreativitas serta minat santri/wati, jelas alumni PGA Payakumbuh ini. Kedepanya saya berharap kegiatan Liko Pontren Cup dapat diteruskan untuk tahun-tahun selanjutnya, ini merupakan tradisi baru yang perlu dipertahankan serta ditingkatkan baik pada aspek kualitas maupun kwantitas, simpul kandidat Doktor IAIN Imam Bonjol Padang ini.

    Hal senada disampaikan Zakaria Kasi Pd. Pontren Kemenag Limapuluh Kota, atas nama panitia saya menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-setingginya kepada para donator yang telah mewakafkan materi, tenaga serta waktu untuk suksenya turnamen bergensi ini. Dijelaskan pula ide dasar kejuaran Liko Pontren Cup merupakan upaya untuk mencari serta terfasilitasinya talenta-talenta muda berbakat yang menjamur di Pondok Pesantren.

    Saya yakin bahwa para santri/wati memiliki berbagai kreativitas dalam berbagai bidang yang mereka tekuni, oleh sebab itu tugas kita semua ialah meyediakan wahana penyaluran kreativitas tersebut, kejuaran ini merupakan salah satu dari media tersebut, pungkas Bapak mudah senyum ini.

    Data yang dipublikasikan oleh bagian humas Panitia Liko Pontren Cup I 2017 berikut daftar pemenang kejuaran yang untuk pertama kalinya baru bergulir tahun ini. Ganda Putra juara I pasangan Ramadan dan Arda Hafizul dari PP Darul Funun, juara II Riki Lamen dan M.Al Amin dari PP Al-Kautsar, juara III pasangan Ainal Yaqin dan M.Efendi dari PP Assadiyah.

    Untuk Ganda Putri, juara I Desi Nurfia Fatimah dan Dwi Putri Amelia dari PP AL-Manar, juara II Ringga Restu Oktavia dan Kintan Puji Rahayu dari PP MTI Tabek Gadang, juara III pasangan Siti Hanifah dan Rahmi Gumita Putri dari PP Syech.Adimin Ar-Radji. Sedangkan di nomor ganda campuran, PP Al-Makmur Tungkar meraih jauara I melalui pasangan Riorahmat dan Annisa, pasangan Rahmatul Wahid dan Hafizah Alkairiyah dari PP Darul Funun keluar sebagai juara II, juraa III dikunci pasangan Joni Hidayat dan Maya Paramita dari PP MTI Tabek Gadang. Selamat terus berprestasi (APP/Rina)

    Sumber: https://sumbar.kemenag.go.id/berita/476661/liko-pontren-cup-i-2017-ponpes-darul-funun-abasyiah-juara-umum